Belitong Island :  remarkable experience of  piece of heaven

2

Skema alam dari pulau lengkuas

Belitung or Belitong ……… Mantap !!

Yah kira-kira pengalaman yang cukup mengesankan bisa mengunjungi pulau laskar pelangi. Segala puji bagi Allah, yang sudah mengizinkan untuk melihat salah satu karya ciptaan Nya. Modal libur weekend jalan lah kita ke Belitung, kalau udah punya jadwal bisa lebih murah lagi Sebenarnya. Tiket Citilink cuma 350ribu padahal walau harus rela bangun dan berangkat subuh subuh. Mungkin satu kalimat yang benar benar cocok untuk Belitung ini adalah “ potongan surga yang jatuh ke bumi” dibandingkan dengan iklan Billboard salah satu daerah ( ga mau sebut nama) yang jargon juga potongan surga yang jatuh ke bumi namun gambarnya foto pak gubernur lagi naik diatas rakit di sungai yang keruh dan rakitnya kayanya lagi nyangkut di pohon pohon bambu .. hehehe..

Suasana hotel BW SUITE

Sunset Bar

Hotel BW suite adalah tempat menginap waktu di Belitung.hotel bintang empat yang kelas nya menengah keatas lah. Kamar bersih, buffet enak, makanan variatif dan pelayanan yang ramah. Sangat worth it lah untuk ukuran hotel bintang 🌟 🌟 🌟 🌟 dengan Rates Rp.700ribuan. appalagu dia punya sunset bar dan infinity pool yang langsung menghadap ke laut. Kalau ambil kelas minimal yang premier bahkan dilengkapi balkon yang seolah-olah terlihat seperti kita lagi ada di kapal pesiar boss. Mantap. 

Danau Kaolin

Danau Kaolin bekas pertambangan timah. Sekarang sudah dikasih pagar jadi cuma bisa foto dari pinggir

Tujuan pertama keluar hotel adalah danau Kaolin. Sebenarnya ini Cumaa bekas pertambangan timah dulu seperti di film laskar pelangi. Tapi yang bikin menarik apalagi kalau bukan gradasi warna antara putih pasir dan warna air telor asin yang cantik. Ini cocok buat dipake prewedding nih . 

Pulau Lengkuas

Pulau lengkuas dari kejauhan dengan trademark nya sang mercusuat putih

Si kakak langsung dapat teman baru

Tanjung Kelayang yaitu starting point untuk wisata pulau

Acara hari ini akan hanya seputar pantai, laut, pasir putih , dan batu batu besar. Menuju wisata pulau pertama harus menuju pelabuhan Tanjung Kelayang dulu. Sewa perahu disana seharga Rp.450rb ++. Kenapa plus plus ? Karena itu diluar biaya life vest Dan perlengkapan snorkeling. Harus nya saya sewa juga perlengkapan snorkeling kalau melihat ikan ikan disini ternyata masih banyak dan ga malu malu kaya di Lombok. 

Pulau lengkuas

Satu kata ketika sampai di Pulau lengkuas. Luar Biasa!! Keren cool mantap Josh uhuy. Suasana pasir putih yang luas dan batu batu besar plus mercusuar yang ikonik. Ini cocok banget bawa anak anak kesini. Main pasir , main di pantai yang bersih dan tak berombak. Pokoknya two thumbs up 👍👍

Habis di Lengkuas lalu lanjut ke pulau pulau batu berlayar dan pulau keciput. No comment lah. Semua pantai disini benar benar punya standardisasi tinggi dan saya sudah mampir di beberapa pantai yang katanya indah di Indonesia. Tapi sejauh ini, Belitung salah satu yang terbaik selain pantai Tanjung Aan di Lombok. 

Masih di pulau lengkuas.

Pulau Batu berlayar. Udah macam kolam renang aja

Pulau tanjung keciput.

PERFECT!!!

End.
additional story:

About the people:

Orang orang di Belitung kayanya sudah sadar benar bahwa daerah mereka kini menjadi objek daya tarik wisata yang mumpuni. Hanya dengan. Satu jam tempuh dari Jakarta, ini benar-benar sweet escape lah. Dari pembicaraan dengan supir rental mobil yaitu mas Firdaus yang saya lupa foto, dulu di Belitung sempat agak komersil di beberapa daerah tertentu. Banyak dari warga daerah yang menarik retribusi seenaknya tapi tidak mau merawat wisata alamnya. Si mas Firdaus juga paham sekali keinginan para wisatawan agar betah berjalan lama-lama di Belitung. Hal itu terlihat dari kesadaran nya tentang ketersediaan dan kebersihan toilet, sampah, dan didirikannya tempat beli oleh oleh. Ini modal bagus buat tempat pariwisata agar bisa survive dengan tempat wisata pantai lainnya yang sejenis. Waktu di Belitung juga jarang sekali kami kena tarik retribusi even itu untuk parkir. Great job. 

About the background trip:

Laskar pelangi! Tentu saja itu cikal bakal keinginan untuk pergi ke Belitung. Sebuah film tentang kesederhanaan, kebahagiaan yang hakiki, perjuangan hidup, optimisme dan dilengkapi dengan landscape alam Belitung yang selama ini terpendam. Belitung menjadi tempat yang memiliki roh akan semua yang ada pada film tersebut. Sebuah film yang berkualitas dan sarat nilai moral dan sosial sehingga ingin mencoba menapaki dan merasakan atmosfer dalam film tersebut. Saya rasa setiap warga di Belitung akan banyak berterima kasih kepada salah satu putra Belitung yang dapat sukses dan inspiratif sehingga membangkitkan semangat warga pulau nya untuk berbuat lebih . Ini yang dimaksud dengan habit number 7 pada buku seven habits. 

Advertisements

Kong Djie coffee

0

Indonesia dianugerahi variasi kopi yang begitu banyaknya. Jika varian tersebut masih kurang coba saja mencampur satu dengan yang lain yang tentunya akan memberikan cita rasa yang berbeda sama sekali. 

Sejak kapan ya gw suka kopi. Padahal dulu cukup anti juga sama minuman ini. Sekarang malah mendalami. Hahaha. Jadi sedikit riset sebelum berangkat ke Belitung Minggu lalu mencari tempat kopi yang enak dan unik. setiap kali jalan – jalan pasti browsing tempat jual kopi entah versi kafe atau warung. Lalu akhirnya berjodoh untuk mencoba kopi Kong Djie. Kopi khas Belitung ,salah satu, yang selalu ramai bahkan membuka franchise . Tempat nya memang unik dan penuh dengan kearifan lokal. Toko asli nya tidak pernah mengubah lay out kedainya sejak 1943 kecuali mungkin papan namanya yang sudah menggunakan istilah coffee. Saya pikir karena itulah kedai ini selalu ramai. Karena turis butuh objek foto, dan Kong Djie memberikan objek yang dibutuhkan sebagai sarana para turis untuk sekedar narsis atau menangkap gambar sebagi kenangan. 

Kedai kopi Kong Djie yang pertama didirikan ,Masih orisinil. Setiap franchisor nya jugaa wajib memasang 3 teko bertingkat itu mungkin sebagai trademark.

Tetapi setelah saya mencoba satu cangkir kopi Kong Djie ,yang saat si barista membuatnya pun saya tahu dia bisa membuat kopi yang enak karena begitu kaku, ternyata enak juga. Saya mencoba mengenali rasanya yaitu kopi yang kekentalan yang lumayan, citarasa manis dan Fruity, dan efek air yang dipanaskan via tungku arang ternyata memberikan aroma tersendiri di kopinya. Saya coba di kopi Kong Djie tempat lain dan ternyata citarasa nya mirip walau tidak serupa benar. Di kedai kedua yang menjadi barista adalah emak emak, yang awalnya saya ragukan juga , yang lebih lincah dari barista kedai Kong Djie pertama. Tanpa pikir 2 ,3 apalagi 4 langsung beli kopinya buat di rumah. Harganya 35rb / 200gram. Lebih murah 7 ribu daripada beli online di Tokopedia. 

Waktu minta bungkus dikasihnya pakai plastik kaya anak sd beli es. Hehe

Sampai rumah saya praktekkan dong bikin kopi ala Kong Djie. Mirip sih namun kurang kental dan ternyata memang harus dikasih air yang dipanaskan di bara arang. Karena kopi buatan sendiri ini enak namun minus citarasa air arang nya. Kopi nya sendiri info dari driver sih didapat di Lampung. Campuran antara aarabika dan robusta. Tapi saya ga tanya lebih lanjut lagi karena biarlah itu tetap rahasia sehingga kopi Kong Djie akan selalu memiliki rasa kopi Kong Djie. 

Perpanjang stnk

0

Seorang motivator berkata “luangkan 10 menit waktumu untuk merencanakan/riset hari mu untuk 24 jam waktu mu yang sempurna”. 

Harusnya quote itu saya ingat sebelum pergi buat bayar pajak kendaraan. Setelah nunggak 2 Minggu dan malu sama diri sendiri akhirnya coba paksa berangkat buat bayar pajak kendaraan. Saya sudah hafal konter mana saja yang harus saya sambangi karena saya sudah buat catatan sendiri ketika tahun-tahun sebelumnya bayar pajak. Tapi ternyata eng ing eng……. Ganti sistem. ,,😂

Terakhir yang saya ingat dulu bayar tinggal sana sini tunggu dipanggil dan wallaaa beres. Sekarang tiba2 ada antrian ngular dong. Ini benar-benar langkah mundur dah . Sama kaya imigrasi,sudah bagus-bagus online eh dihapus. Alasan sistem nya ga match. Ya betulin lah sistem nya , ganti kalau perlu bukannya hapus sistem. ,😚😚

Dah nih suasana di Samsat sekarang. Ada yang antri itu sudah jelas lagi nunggu giliran. Adapula yang duduk naah itu entah siapa dan ngapain. Tiba-tiba dengar dari customer service Kalau ada juga Samsat di taman topi square dan lebih sepi. Tanpa pikir dua kali langsung berangkat dan kalian tahu apa. Benar-benar sepi .sudah kaya beli beras. Kasih STNK, bayar dan 30 detik kemudian bayar. Selesai . 

Lumayan jalan kaki dari Samsat ke tatos sekitar 1500 langkah. Terus searching juga ternyata ada yang namanya e-samsat. Jreeenggggg. Makin telak dah harusnya emang riset dulu. Jadi biasakan riset /rencanakan harimu sebelum action. 👍

Bucket list #26 : black belt

0

Black belt karate? I already black belt now

What am I feeling after this level? 

Hmmm.. pertama saya mulai mencoba memahami sejarah karate . Saya mulai menikmati seni gerak tubuh dan jurus lewat kata. Dan juga sekarang coba membuatnya menjadi sebuah lifestyle. I don’t want to be a fighter. I just want to make a good and Sharp body condition while I also can do a self defense by some katas . 

Lama lama mulai paham makna dari karate ini, di level ini mulai menandakan dengan bela diri lain. Mencoba mencari kelebihan dan kekurangan, tapi semakin lama malah sadar bahwa bela diri konsepnya awalnya sama. Karate sendiri terlalu di maknai kaku padahal dalam kata nya tidak ada gerakan yang benar benar kaku. 

Bucket list #10 & 15 Done : Loncat dari jembatan cinta & Snorkling lagi di pulau Tidung

0

Baru kemarin nih ke pulau Tidung lagi. Bengong libur lebaran yang cukup lama akhirnya putusin buat ke pulau Tidung album paket yang satu hari pulang. Dapat harga 600rb per orang untuk jumlah peserta 7 orang. Dan saya memenuhi janji saya untuk melakukan hal yang dulu saya takut yaitu loncat dari jembatan cinta. Pertama naik di atas saya beneran takut tapi demi menunaikan bucket list ini nekat saja lah and finally I’m done!!

Self thought: when public business become personal business (Starbucks and the Schultz)

0

Fakta pertama : saya suka kopi

Fakta kedua : saya suka kopi berkualitas

Fakta ketiga : Starbucks salah satu penjual kopi berkualitas

Fakta keempat : saya bukan pendukung LGBT

Fakta kelima : Starbucks melalui CEO nya mendukung LGBT
Dari fakta fakta di atas memang saat ini sedang dilema. Di satu sisi saya suka ngopi atau beli kopi di Starbucks, tapi di sisi lain saya bukan pendukung LGBT. Dua hal ini sebenarnya tidak nyambung dan tidak akan nyambung dunia akhirat jika tidak si Scultz itu dengan terang terangan mendukung LGBT dan menjadikannya seperti masalah personal. Ya personal karena dia meminta jajaran investor nya keluar jika tidak suka dengan sudut pandangnya tentang LGBT. Menyedihkan kenapa dia harus bikin semua ini jadi rumit. Tidak ada yang menggubris jika si Scultz ini membuatnya tetap para zona pribadi, karena dia bisa melakukan apa saja dengan uang pribadinya tapi dengan dengan public business. Kamu tahu Scultz? Sekarang saya harus mencari alternatif tempat kopi lain selain kedai kopi milik anda dimana saya betah berlama lama di sana. Tapi Anda senang memanfaatkan kelemahan orang lain yang sudah ketergantungan dengan kedai kopi Anda dan terus terang saya membenci cara Anda melakukan semua ini.