Peacefull Bali : Ubud

Ketika mikir mau liburan ke bali pasti gak jauh dari kuta, nusa dua, benoa, sanur, krisna hahaha..

Pengen sekali-sekali coba traveling bali yang baru. Selalu penasaran kenapa bumu pedoman wisata untuk lokal berbeda dengan buku pedoman buat bule. Akhirnya gw bacalah buku pedoman bule buat traveling ke bali. Mengandalkan tiket promo dari air asia yang berani melawan monopoli harga si Garud* grup dan Li*n grup sehingga kenormalan masih menang diatas kartel.

ubud adalah tempat yang akhirnya terpilih sebagai tujuan pelesir keluarga kecil kami. Ubud ternyata area yang hmm …. menenangkan. Kesan tradisional benar-banar berasa disini. Walau demikian kehidupan beragama sudah terjalin dengan baik. Karena disini juga banyk komunitas muslim. Tipe-tipe pelesiran yang dihindari orang lokal yg cari hingar bingar. Sepanjang jalan dihisi semacam janur dan orang berdoa dang membuat mata melihat menjadi teduh dan berpikir ah ternyata indonesia baik-baik saja tidak seperti yang digambarkan di medsos.

Pilihan hotel jatuh ke the kampung resort . Hotel yg banyak dapat review bagus dan family friendly. Harga murah sudah dapat kamar tipe suite dan tipe-tipe yang instagram cocok buat emak-emak. Walau harga tersebut harus dibayar dengan naek turun tangga dengan total 142 anak tangga (hasil hitungan si kakak eyza).

Dekat sini sudah ada wisata tegal alang dan wisata kopi yang tinggal jalan kanan dan kiri. Ada patung luwak yang segede bis AKAP di pinggir jalan.

Hal menarik lainnya adalah ketika mengunjungi danau beratan di bali tengah. Hal yang kembali menegaskan bahwa indonesia baik-baik saja karena gw bisa menunaikan sholat jumat di mesjid agung al hidayah . Mesjid yang bersebrangan persis dengan pura ulun danu beratan. Masjid yang dibangun oleh keturunan mataram lombok menjadi satu-satunya di wilayah tersebut. Hal ini mirip dengan apa yang dikatakan oleh Jared Diamond dalam bukunya “Gun , Germs, and steel” yang menggambarkan bahwa sejarah dunia ditentukan oleh posisi geografis. Mirip dengan prinsip waktu ujian nasional sma “posisi menentukan prestasi” hahaha.

Bali tidak pernah bosan untuk dijelajahi. Menyenangkan bisa berjalan tenang dan menikmati udara toleransi dan kemajemukan sambil bergumam “hmm… ternyata indonesia baik-baik saja”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s