Self thought : Rezeki Tidak Kemana

0

Kemarin adalah hari ulang tahun yang ke 30. Rencana ingin merayakan kecil-kecilan sama anak istri saja dengan cara berbuka puasa di luar. Pergi ke mall, sedikit menghabiskan waktu dengan window shoping lalu akhirnya mulai cari-cari tempat makan tapi semua sudah penuh. Akhirnya mencoba pergi ke restoran yang agak mahal sedikit karena berpikir pasti sedikit yang malam disitu. Namun sampai sana juga ternyata waiting list. Hufft paling malas rasanya kalau malam saja harus pakai waiting list segala. Akhirnya makan di hari spesial itu berakhir dengan beni nasi goreng pinggir jalan dengan harga Rp.36rb saja. Nampak nya memang sudah digariskan bahwa rezeki harus masuk ke kantung Abang nasi goreng melalu uang kami. Kalau Tuhan sudah berkehendak siapa yang bisa menolak. Kita ternyata hanyalah bidak catur kecil. Yang mungkin kita pikir sebuah kebetulan tapi semua kejadian beli nasi goreng tersebut benar benar terlalu kebetulan kita dipikir baik baik.
Mutiara :

– Rezeki sudah ada yang mengatur. Tidak perlu takut. Yang penting kita mau mengejar Rizki nya. Seperti sebuah quote yang ditulis seorang penjual buah di pinggir jalan di Afrika: 

Kenapa saya harus takut miskin, sedangkan saya adalah hamba dari yang Maha Kaya.

Advertisements